Rabu, 30 Desember 2015

Catatan Akhir Tahun 2015

Beberapa hari lagi, cukup dengan hitungan jari, tahun 2015 akan segera berakhir dan akan memulai lembaran baru di tahun 2016. Bersyukur luar biasa karena di tahun ini, banyak sekali momen-momen yang indah, momen-momen yang memberikan pelajaran, menjadikan pribadi ini lebih dewasa dan lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya. Alhamdulillah, beberapa resolusi yang dibuat di tahun 2015 ini tercapai, mungkin sekitar 85 % yang sudah tercapai. Bagaimana dengan 15 % resolusi yang belum tercapai? Tidak terhenti sampai di sini, tapi akan tetap dilanjutkan, insya Allah akan dicapai, di tahun yang baru, yang akan datang. Bukan hanya melanjutkan, tapi harus ada lagi resolusi yang lebih baru di tahun 2016. Segala sesuatu harus di mulai dari niat bukan? Segala sesuatu harus direncanakan dengan baik, diproses, dikerjakan, dan hasilnya kita serahkan kepada Allah.

Nah, ini ada beberapa catatan di tahun 2015, yang gak akan bisa dilupakan, yang sayang banget kalo dibuang gitu saja. Sebenarnya banyak banget banget momennya, cuma yang diceritakan disini secara garis besar aja dan yang paling berkesan. Setidaknya, beberapa tahun yang akan datang, ketika membaca postingan ini, teringat kembali, akan senyum-senyum sendiri #eh. Emang ini sih salah satu tujuan utama gw buat blog hihi.

Masa-Masa Penelitian

Alhamdulillah akhirnya terlewatkan juga masa-masa "kritis" masa-masa paling keras sepanjang perkuliahan di teknik kimia. Mulai dari penelitian, rancangan pabrik dan ujian komprehensif. Penelitian yang sangat diluar dugaan. Dapat penawaran proyek dosen sampai akhirnya banyak sekali "improvisasi" nya. Awal punya partner sampai akhirnya secara administrasi terpisahkan hanya sendiri-an. Penelitan dengan "budget" yang lumayan merogoh kocek besar, Alhamdulillah tembus program dikti PKM-P dan dibantu oleh dosen pembimbing yang baik, yang sangat terbuka, yang sangat royal kepada mahasiswa bimbingannya.

Seminar Penelitian
Yah, walaupun agak menyedihkan ketika harus memutar balik otak untuk mencari metode yang tepat untuk analisa dan harus "running" lagi, yang katanya ada beberapa data yang perlu ditambahkan, disaat yang lain sudah mulai "hardcover" laporan penelitian :'(, disaat teman yang baru saja memulai penelitian tetapi mereka lebih dulu menyelesaikan penelitiannya.  Sedih juga, ketika Alhamdulillah sebenernya lolos untuk Seminar Internasional di Undip, tapi karena terbentur dana dan waktu yang tidak memungkinkan saat itu alias bentrok dengan jadwal ujian komprehensif, jadi tidak bisa hadir di seminar tersebut. Padahal kurang baik apa coba? Sampai dosen pembimbing beberapa kali menawarkan untuk "patungan" agar bisa ikut seminar itu.

Partner Non-Administrasi (?)
Ah pokoknya terima kasih banyak buat partner non-administrasi, Ajeng Risalina, terima kasih buat dosen pembimbing yang luar biasa, dosen penguji, dan teman-teman yang membantu, yang selalu mendengarkan "keluh-kesah" bukan hanya sekedar kepo, tetapi juga peduli memberikan solusi. Terima kasih semuanya!

---oo0oo---

Masa-Masa Rancangan Pabrik

Rancangan Pabrik, tugas besar yang mulai dijadikan skripsi untuk program studi teknik kimia di tahun ini. Tugas besar yang sangat menyita waktu banyak sekali. Ibarat lagu sih gini niiih.... Mau makan teringat padamu, mau tidur teringat padamu, di setiap waktuku ada bayangmu, ooooh skripsiku~~~~ Lagu itu fakta banget loh, mungkin terkesan sedikit "berlebihan" sih haha, tapi nyata adanya, sampai nginep di perpustakaan teknik kimia beberapa kali dan rekornya pernah sampai nginep di LabFisdas 4 hari berturut-turut.
Tewas Begadang di Labfisdas
Hmm Alhamdulillah dapet partner yang "sebenernya" sih bisa di ajak kerja sama, cuma karena "sikon" nya kali ya yang kurang tepat, beda prinsip, beda prioritas. Dari awal juga sudah ngomong baik baik, face to face sama mereka, terbuka, dan selalu mengingatkan bagaimana ke depannya. Gak mau banyak berkomentar dengan RP ini ah, tapi yang pasti di kesempatan postingan kali ini cuma mau berterima kasih dan minta maaf yang sebesar-besarnya buat team yang hebat, Shela Maranatha dan Bima Purama Putra.

 

Seminar Rancangan Pabrik
 

Mohon maaf kalau kalian tersinggung atau bahkan tersakiti dengan "keluhan" gw yang beredar miring. Yang perlu kalian tahu, tujuan gw baik, mau maju bersama, sukses bersama, menyelesaikan RP ini dengan baik dan tepat waktu, dan Alhamdulillah akhirnya masa-masa itu sudah terlewatkan! :')

--oo0oo--

Kelulusan Yang Tertunda

Kelulusan yang tertunda, maksudnya apa sih? Yaaaaaa, karena ke"nakal"an yang tidak pada tempat dan waktunya, yang menyebabkan semua ini terjadi. Eeeitsss... gw gak setuju dibilang kenakalan, lebih tepatnya kesalahpahaman. Kesalahpahaman peraturan antara dosen pengampu mata kuliah, dosen pengawas ujian dan para mahasiswa. Gak mau ceritain detailnya, yang pasti pada masa UTS semester 8, ada salah satu mata kuliah yang terancam mendapatkan nilai "E". Ancaman tersebut sebenernya belum menjadi keputusan yang bulat dan menggantung sampai UAS dan berakhirnya semester 8. Bayangkan saja, untuk mengikuti ujian terakhir alias ujian penentuan kelulusan alias ujian komprehensif, tidak boleh ada nilai yang mendapatkan nilai "E".

Semenjak hari itu, terserang penyakit "galau" yang luar biasa. Sejujurnya sampai kehilangan semangat untuk melajutkan penelitian dan rancangan pabrik. Hmmm akhirnya gw positive thinking aja, semoga ancaman tersebut tidak terjadi atau setidaknya ada konsekuensi yang lebih ringan dari itu. Akhirnya gw dan beberapa teman-teman mengambil keputusan untuk tetap hadir di kuliah P3 tersebut sampai mengikuti UAS. Selesailah semua seminar hasil, baik penelitian maupun rancangan pabrik. Tiba-tiba ada postingan dari pihak jurusan untuk pendaftaran ujian komprehensif. Masih positive thinking, menyiapkan semua berkas untuk pendaftaran ujian kompre tersebut. Nah mulai disini hanya tinggal segelintir orang yang terkena kasus tersebut yang masih semangat untuk menyiapkan berkas tersebut. Alhamdulillah semua persyaratan selesai dan terpenuhi, namun tinggal KRS atau KHS yang belum di tandatangani oleh dosen pembimbing. Masih semangat dengan wajah yang berseri-seri, masuklah ke ruangan lab otk untuk bertemu dosen pembimbing. Pada saat itu, dosen pembimbing bertanya, emang masih yakin bakalan gak dapet nilai "E"? Gw cuma senyum-senyum aja dengan jawaban "Insya Allah Pak, usaha aja dulu"

Ditandatanganilah KRS atau KHS itu dan gw kembali untuk menyusun, membereskan berkas persyaratan pendaftaran kompre. Masih ingat dan jelas terasa, 5 menit setelah minta tandatangan, tiba-tiba ada info bahwa nilai P3 sudah keluar di portal, super dag dig dug untuk meng-ngecheck nilai tersebut dan ternyata nilai P3 yang didapatkan adalah "E". Oke untuk sementara waktu kelulusan di gelombang kedua sirna. Lemes banget bacanya sampai diam berkaca-kaca. Saksi hidup pada saat itu adalah Pras dan Ika, yang ngeliat gw mojok guling-guling di labfisdas. Huft. Percaya aja, bahwa segala sesuatu sudah ada jalannya dan ada hikmahnya. Hanya sebagian orang yang kenal gw, yang tau gw, kenapa sebegitu "galau"nya menghadapi kasus ini.

--oo0oo--

Ujian Komprehensif

Ujian Komprehensif, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa ujian komprehensif atau yang sering disebut dengan kompre merupakan ujian penentuan kelulusan. Pada kompre kali ini di ujikan kurang lebih 22 mata kuliah teknik kimia, dibagi menjadi 3 sesi dalam sehari, diumumkan hasilnya dihari itu juga.

Kartu Ujian
Menegangkan bukan? 1 sks yang menentukan kelulusan. Menuju kompre juga cukup menyita waktu, lebih tepatnya menyita pikiran sih, karena hampir 75 % pikiran fokus untuk kompre. Walaupun di kampus juga ada program belajar bareng setiap harinya, tetap aja ada beberapa materi yang belum dikuasai, dan itu yang menjadi "beban" karena setiap harinya materi terus berlanjut yang berarti kalo ada materi yang belum dikuasai, fokus menjadi terbagi. Iya terbagi, belajar untuk materi yang belum mengerti dan belajar untuk materi selanjutnya. Ditambah lagi pertengahan persiapan kompre, ada agenda untuk bersilaturahmi dengan anak-anak BADAK, menghadiri wisuda anak-anak ITS. Alhasil banyak ketinggalan materi. Padahal udah diantisipasi dengan membawa materi ke Surabaya, tapi tetep aja tidak sama sekali dibuka. Huft.

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, Senin, 5 Oktober 2015 ujian komprehensif dimulai. Btw, pagi-pagi menuju ruang ujian ada salah satu temen yang bilang "Ki, mukanya tegang banget!" Hmmm, entahlah, deg-deg-an sih, tapi sebisa mungkin dibawa enjoy aja. Sesi demi sesi terlewati, hingga akhirnya pengumuman pun tiba. Sejujurnya, kenapa semangat banget pendaftaran kompre diurutan pertama, karena ada gosip yang beredar, urutan pengumuman sesuai dengan urutan pendaftaran kompre. Semakin cepat diumumkan akan lebih tenang bukan?

Pengumuman Sesi Pertama
Ekspektasi hanyalah ekspektasi, pada sesi pertama, ada salah satu dosen yang mempermasalahkan katanya belum memenuhi administrasi, alias belum buat jurnal yang di suruh dosen pembimbing. Perdebatan dimulai, sebisa mungkinmeyakinkan bahwa gw sama sekali tidak ada tunggakan apapun dikampus. Akhirnya, dari ketua jurusan tidak mempermasalahkan, dan mulailah dibacakan pengumuman.

Muhammad Rizky Fadhilah, berdasarkan hasil ujian komprehensif, saya nyatakan Anda...........

dag dig dug..... dag dig dug.....

Stop! Salah satu dosen memotong pembicaraan ketua jurusan, dan mempermasalahkan katanya dosen pembimbing belum konfirmasi mengenai jurnal. Akhirnya, gw disuruh keluar karena tunggakan tersebut. Bete banget sih, orang udah tinggal pengumuman aja juga. Setelah itu, pengumuman dipending untuk solat magrib. :'(

Setelah selesai solat magrib, dilanjutkan sesi berikutnya sampai selesai, baru boleh masuk lagi untuk pengumuman. Tibalah sesi kedua untuk gw, masuk lagi ke ruang jurusan. Dan masih dipermasalahkan jurnal tersebut. Lagi-lagi sebisa mungkin gw meyakinkan para dosen, tapi tetap aja. Disuruh keluar lagi :( Dan disuruh coba menghubungi dosen pembimbing untuk memperjelas permasalahan tersebut.

Dengan paniknya, keluar dan segera menelpon dosen pembimbing. Dengan suara super melas, percakapannya seperti ini...

Gw  : Paaaaaak? Emangnya saya masih punya hutang dengan Bapak?
Bpk : Enggak kok.
Gw  : Tapi Pak? Salah satu penguji mempermasalahkan jurnal Pak.
Bpk : Oh iya, kamu belum buat jurnal ya?
Gw  : Loh Pak, kan buat jurnal kalo saya datang ke seminar undip Pak.
Bpk : Yaudah Kamu buat dulu ya jurnalnya.
Gw  : Pak Tolong Pak, temen-temen saya udah pada lulus Pak :"( Saya belum lulus Pak.
Bpk : Loh beneran?
Gw  : Serius Pak, Tolong Pak konfirmasi ke dosen itu kalau saya tidak ada hutang.
Bpk : Oke saya hubungi beliau.
Gw  : Terima kasih Pak, tolong ya Pak sekarang :""""(

Akhirnya setelah semua temen-temen diumumkan lulus, tersisa tinggal gw dan Rahajeng. Masuklah kembali ke ruangan jurusan untuk ketiga kalinya. Daaaaaaaaaaaan masih sama, masih dipermasalahkan. Sampai ditanya oleh ketua jurusan sudah menghubungi dosen pembimbing belum?. Dengan refleknya, gw keluarin hp gw dari kantong dan langsung menunjukkan history call. 

Pengumuman Final
Masih dipermalahkan lagi dan lagi. Gw pasrah. Dan akhirnya sampai juga pegumuman kelulusan buat gw.

"Saudara Muhammad Rizky Fadhilah, berdasarkan hasil ujian komprehensif, saya nyatakan Anda LULUS dengan nilai A."

ALHAMDULILLLLAAAAAH!!!! akhirnya lulus juga dan mendapatkan gelar ST. Nah, di akhir sesi, dosen yang mempermasalahkan jurnal tersebut menjelaskan kalo ini "kesengajaan". Sengaja di keluarin terus sampai tiga kali bolak balik masuk jurusan dengan alasan : Selamat! Anda mendapatkan nilai terbaik pada ujian komprehensif kali ini. Aaaaaaaaaah! Luar biasa, alhamdulillaah! Gak bisa terharu lagi, karena saking keselnya, saking betenya dikerjain kayak gini hahahahaha.

Dan akhirnya alhamdulillaaaah semua yang mengikuti ujian komprehensif kali ini lulus semua. Dan tiba-tiba, ketua jurusan keluar, dan mengumumkan hal yang sama seperti dosen yang mempermasalahkan jurnal itu. Dan terharu banget, Alhamdulillah, dapat penyematan peserta kompre dengan nilai terbaik. Diselempangkan gelar ST untuk pertama kalinya oleh ketua jurusan. Terima kasih Pak!

Penyematan oleh ketua jurusan
Duh gw nya udah kumel banget ._.
LULUS 100 % COOY!!!
Cerita belum selesai sampai disini, ekspektasi kita yang gak akan dapat "surprise" kelulusan ternyata SALAH BESAR. Dan tiba-tiba kita semua disuruh berkumpul dilapangan untuk menyaksikan pesta kembang api kelulusan dari temen-temen 2011. Aaaaah so sweet! Bukan cuma itu aja, tiba-tiba kita disuruh baris dengan rapi dan disuruh jalan sama-sama menuju suatu tempat. Dan ternyata di dalam ruangan tersebut kita di berikan kue kelulusan dilengkapi dengan dekorasi yang bagus banget. Makasih banyak banyak banyak! :") 2011 solidnya kebangetan emang! hihihi

Alhamdulillah, megang balon ST juga! hahaha
--oo0oo--

Akhirnya WISUDA juga !!!

Akhirnya wisuda juga! Setelah sekian lama penantian momen ini. Walaupun sudah lulus mendapatkan gelar ST setelah ujian kompre, perjuangan belum usai. Pendaftaran dan verifikasi wisuda itu juga sesuatu banget loh, apalagi buat mahasiswa yang kampus fakultas dengan kampus universitasnya berbeda kota. Urus berkas persyaratan di fakultas Teknik di Cilegon, sedangkan verifikasi wisuda di Universitas di Serang. Hmmm udah cukup "bosan" juga sih dengan beberapa pernyataan dan pertanyaan "Bang Rizky wisuda kapan?", "Wah Bang Rizky ikut wisuda gelombang 2 kan?", "Bang? Udah luluskan?" ditambah lagi sebagian besar temen-temen SMA dan KP Badak udah pada lulus dan wisuda juga. Alhamdulillah setelah melewati proses perjalanan dan perjuangan yang panjang, semuanya terjawab, akhirnya sampai di momen ini juga.

Tenang aja! Segala sesuatu pasti akan indah pada waktunya! Teori banget sih ya, bisa ngomong sok bijak gini, karena mungkin udah terlewati juga haha. TAPI, asli loh, buat temen-temen yang mungkin baca dan pada sampai detik ini juga masih berjuang untuk mencapai kelulusan atau apapun yang ingin "diraih", nikmatin aja prosesnya, percaya kepada Allah yang sudah mengatur semua rencana dengan baik dan terbaik. Memang sudah jalannya dan pasti ada hikmahnya. Kalo gak punya kepercayaan ini, kita gak bakalan enjoy, semangat bisa hilang dan akhirnya "stress" sendiri.

Pake kostum kebesaran ini juga :")
Papa Mama tercinta, tsaaah~
Teteh, Abang dan Shita :D
18 November 2015, gak akan pernah lupa sama hari ini. Seneng banget bisa membanggakan kedua orang tua, Mama dan Papa. Bisa menunjukkan ke Abang dan Teteh, walaupun selama ini suka pergi pagi pulang malem akhirnya lulus juga. Bisa memberikan contoh dan menambah semangat buat Adik, Fajar, abangnya yang satu ini lulus pada rentang waktu yang tepat, walaupun tidak "cepat". Alhamdulillah ya Allah. Daaaan walaupun belum bisa menjadi wisudawan terbaik tingkat universitas, setidaknya bisa memberikan kejutan menjadi wisudawan terbaik versi jurusan Teknik Kimia. Alhamdulillah, dipasangkan selempang "terbaik" untuk kedua kalinya.

Penyematan Wisudawan dan Wisudawati terbaik Teknik Kimia
Terima kasih juga tentunya buat hadiah-hadiahnya niiih, bunga dari Mama Papa, bunga dari Fika dan Veva, bunga dari "katanya sih junior labfisdas" maaf sampai sekarang gak tau siapa, Boneka dari abang, teteh, dan shita, uuu lucunya, Pas Foto dari Labfisdas tercinta, oh iya dapet kiriman juga bantal graduation dari Heni dan Cintya. Karena mereka telah mengapresiasi dengan memberikan hadiah-hadiah itu, disini gw juga mau mengapresiasi buat mereka! Once again, Terima kasih guys!!!!!

Fika dan Veva
Katanya sih Junior Labfisdas (?)
Perwakilan Asisten Labfisdas FT UNTIRTA, Thanks Man, Za, Man, Fron!
Bantal Graduation dari Heni dan Cintya
Wisudawan-Wisudawati Teknik Kimia FT UNTIRA 2011
--oo0oo--

Itulah sebagian momen-momen yang sangat berkesan sepanjang tahun 2015 ini. Semoga di tahun yang akan datang, resolusi tahun 2015 tetap berlanjut dan terwujud di tahun 2016, tentunya momen-momen baik yang lebih menakjubkan akan terjadi di sepanjang tahun 2016. Aamiin.